KETIKA MAMAKU MENGELUH...
LEBIH BAIK MERANGKUL Mamaku adalah peranakan Menado-Belanda. Mamaku protestan seperti kebanyak orang Manado. Beda dengan papaku yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah. Papaku muslim. Papaku sendiri masih berdarah biru yang berasal dari Cirebon. Mama rajin sekali ke gereja. Suatu saat mama bercerita padaku tentang masalah yang terjadi antara Gembala dan Majelis gereja, di gereja dimana mama beribadah. Pak Pendeta tampak duduk lesu di belakang rumah, tatapannya kosong dan pikirannya menerawang. Siang tadi Minggu, 16 April seusai kebaktian, beberapa majelis datang kepadanya dan berkata, " Jika Pak Pendeta mengijinkan orang yang ketahuan berzinah itu tetap beribadah disini, maka Pak Pendeta boleh memilih. Kami semua yang akan keluar dari gereja ini, atau Pak Pendeta yang angkat kaki." Pak Pendeta sedih, dia tak ingin kehilangan keduanya, baik perempuan yang adalah jemaatnya yang ketahuan berzinah itu maupun para majelisnya. Ia tahu bahwa Tuhan membenci dosa, tetapi ia juga yakin bahwa Tuhan mengasihi dan mau mengampuni orang yang jatuh dalam dosa, jika ia menyadari dosanya kemudian bertobat.Masih ada kerinduan yang besar di dalam hati Pak Pendeta untuk membimbing jemaatnya yang jatuh dalam perzinahan tersebut dan bukan malah menolaknya. Ketika Pak Pendeta mencoba menjelaskan pada majelisnya bahwa mereka harus memberi kesempatan kepada seseorang untuk datang kepada Tuhan dan bertobat, majelisnya malah berkata, " Ini adalah tempat kudus karena ini rumah Tuhan. Tidak boleh dicemari oleh pendosa seperti itu." Hancur hati Pak Pendeta mendengarnya, bukankah selama ini ia sudah mengajarkan kepada jemaat untuk saling mengasihi dan saling membangun dengan kasih ? Di dalam khotbah khotbahnya Pak Pendeta selalu mengajarkan bahwa orang percaya dibenarkan karena anugrah, dan bukan karena kelayakan mereka. " Sabar Ma, setiap masalah pasti ada jalan keluarnya," kataku menghibur mama.Mama terlihat sedih dengan yang terjadi di tempat ibadahnya. Karena ini menyangkut orang orang yang menjadi panutan dan suri tauladan.
Assalamualaikum...
Assalamualaikum
Warrahmatulahi wabarrakatuh. Itu adalah salam yang dapat berarti
juga sebuah do'a, yang artinya " semoga keselamatan dan Rahmat Allah dan
keberkahan di curahkan kepadamu . PERTAMA, memberi salam. Umumnya
ketika kita mendatangi rumah seseorang atau ketika kita bertamu, kita
akan berkata, " Sepada ?" yang artinya - Siapa yang
ada... Atau mungkin kita akan langsung berteriak memanggil, " Pak
Ngatno !" atau " Jeng Ngatno !" . Mungkin yang lebih sering kita
lakukan adalah memencet bel rumah dan ketika yang punya rumah keluar,
kita akan menyapanya dengan sapaan, " Selamat pagi !" atau " Selamat
sore !". Padahal kita selalu di ajarkan agar kita memberikan salam
ketika masuk ke suatu rumah. " Semoga keselamatan dan rahmat Allah
dan keberkahan di curahkan kepadamu. " " Damai sejahtera bagi rumah
ini." Dan jikalau disitu ada orang yang layak menerima keselamatan
dan berkah atau damai sejahtera, maka salammu akan tinggal bersamanya.
Tetapi jika tidak, salammu itu akan kembali padamu.Untuk orang Nasrani
mungkin salamnya lebih singkat " Shalom !" Ini salah satu cara kita
mendo'akan orang lain. KEDUA, bila Tuhan menghendaki...Insya Allah .Sebenarnya
menunjukan bahwa orang yang mengatakan itu adalah orang yang beriman,
orang yang berserah sepenuhya kepada Tuhan, orang yang percaya jalan
kehidupannya dipimpin oleh Tuhan, orang yang percaya bahwa Tuhan
berdaulat atas hidupnya dan atas segala esuatu yang ada didunia ini.
Dengan mengatakan " Jika Tuhan menghendaki ", kita belajar untuk tidak
memegahkan atau menyombongkan diri sendiri, dan sebaliknya mengandalkan
Tuhan. Orang yang senantiasa mengucapkan berkat bagi sesama, hatinya
selalu dipenuhi oleh damai yang sejati.
Ngobrol dengan Ny.Manaada memang ga ada bosannya. Ceritanya terus mengalir. Aku ga tahu persis, apa paham dan keyakinan yang dianutnya. Kadang terlihat seperti orang yang taat beragama, kadang terlihat seperti Agnostik bahkan kadang terkesan Atheish, hehehe. " Lihatlah apa yang ada di sekeliling kamu!" begitu katanya memulai ceritanya di pagi ini. Beraneka ragam hewan dan tumbuh tumbuhan yang indah, lucu, dan mempunyai warna warni yang menakjubkan. Beragam tanaman mempunyai beragam juga khasiat pengobatan, sekalipun semuanya tumbuh pada tanah yang sama. Alam semesta yang indah dan teratur juga menunjukan bahwa pasti ada yang telah menciptakan semuanya itu. Sang Pencipta itu telah menciptakan semuanya dengan kreativitas dan daya cipta yang luar biasa. Jika kita sejenak mau merenungkan dan melihat lebih jauh lagi akan semua ciptaan Sang Pencipta itu, maka kita akan menemukan satu pola yang sama di manapun ciptaan-Nya berada. Sistem pernafasan tumbuh tumbuhan, hewan dan manusia, semuanya memerlukan oksigen untuk dapat bertahan hidup. Sistem reproduksi tanaman, hewan dan manusia hampir semuanya mempunyai pola yang sama, yaitu memerlukan telur yang telah dibuahi. Sistem percernaan tumbuh tumbuhan, hewan dan manusia, juga pada prinsipnya sama dimana tumbuh tumbuhan, hewan dan manusia menyerap zat zat yang dibutuhkan dari makanannya dan mengeluarkan sisa makanannya. Semua hal ini menunjukkan kepada kita bahwa pencipta alam semesta dan isinya ini adalah satu Pencipta saja!. Jika ada dua pencipta,maka pastilah ada jenis manusia yang berbeda yang tidak membutuhkan makanan,yang tidak perlu BAB,yang mungkin punya mata 4 di kepalanya, hehehe...Jika ada beberapa tuhan, pastilah ada tuhan yang tertantang untuk menciptakan monyet yang bisa berbicara, atau ayam yang tidak perlu mengerami telurnya tetapi langsung melahirkan anak anaknya. Ternyata hal seperti itu tidak kita lihat. Artinya, hanya ada satu saja Sang Pencipta Alam Semesta dan seluruh isinya ini. Ya,hanya ada satu Tuhan saja yang telah menciptakan alam semesta dan isinya. Hal ini juga mengisyaratkan kepada kita bahwa hanya ada satu Tuhan saja yang akan memeliharanya, menjaga, melindungi, menghidupi, menyelamatkan dan bahkan mungkin menghancurkannya. Cerita Ny.Manaada kali ini mengingatkanku, mungkin juga pada kita semua,bahwa Tuhan yang disembah Abraham,,Ishak, Yakub, Tuhan yang disembah orang Indian, Eropa, Afrika, Indonesia, nenek mojang pendahulu kita...adalah Tuhan yang sama. Cuma cerita yang sampai pada kita, karena disampaikan oleh orang yang berbeda, kemudian lantas menjadi berbeda penyebutannya karena pemahamannya yang berbeda. Buktinya, walau keyakinannya berbeda, mereka juga mendapat berkat yang sama. Walau mereka mempunyai Tuhan yang sama, mereka bisa berperang juga dan mengatasnamakan tuhan yang sama. Contohnya waktu perang Inggris melawan Argentina atau Irak melawan Iran. Jadi sekali lagi ingat, bahwa Tuhan yang benar itu cuma satu. Di bumi yang satu ini, Penciptanya cuma satu. Tuhan tiada yang lain. Jangan mempeributkan soal Tuhan lagi. Yakinilah keyakinan anda dengan cara yang benar benar benar, tanpa menyalahkan keyakinan orang lain. Masing masing mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan-Nya.
TIDAK ADA YANG LAIN
Ngobrol dengan Ny.Manaada memang ga ada bosannya. Ceritanya terus mengalir. Aku ga tahu persis, apa paham dan keyakinan yang dianutnya. Kadang terlihat seperti orang yang taat beragama, kadang terlihat seperti Agnostik bahkan kadang terkesan Atheish, hehehe. " Lihatlah apa yang ada di sekeliling kamu!" begitu katanya memulai ceritanya di pagi ini. Beraneka ragam hewan dan tumbuh tumbuhan yang indah, lucu, dan mempunyai warna warni yang menakjubkan. Beragam tanaman mempunyai beragam juga khasiat pengobatan, sekalipun semuanya tumbuh pada tanah yang sama. Alam semesta yang indah dan teratur juga menunjukan bahwa pasti ada yang telah menciptakan semuanya itu. Sang Pencipta itu telah menciptakan semuanya dengan kreativitas dan daya cipta yang luar biasa. Jika kita sejenak mau merenungkan dan melihat lebih jauh lagi akan semua ciptaan Sang Pencipta itu, maka kita akan menemukan satu pola yang sama di manapun ciptaan-Nya berada. Sistem pernafasan tumbuh tumbuhan, hewan dan manusia, semuanya memerlukan oksigen untuk dapat bertahan hidup. Sistem reproduksi tanaman, hewan dan manusia hampir semuanya mempunyai pola yang sama, yaitu memerlukan telur yang telah dibuahi. Sistem percernaan tumbuh tumbuhan, hewan dan manusia, juga pada prinsipnya sama dimana tumbuh tumbuhan, hewan dan manusia menyerap zat zat yang dibutuhkan dari makanannya dan mengeluarkan sisa makanannya. Semua hal ini menunjukkan kepada kita bahwa pencipta alam semesta dan isinya ini adalah satu Pencipta saja!. Jika ada dua pencipta,maka pastilah ada jenis manusia yang berbeda yang tidak membutuhkan makanan,yang tidak perlu BAB,yang mungkin punya mata 4 di kepalanya, hehehe...Jika ada beberapa tuhan, pastilah ada tuhan yang tertantang untuk menciptakan monyet yang bisa berbicara, atau ayam yang tidak perlu mengerami telurnya tetapi langsung melahirkan anak anaknya. Ternyata hal seperti itu tidak kita lihat. Artinya, hanya ada satu saja Sang Pencipta Alam Semesta dan seluruh isinya ini. Ya,hanya ada satu Tuhan saja yang telah menciptakan alam semesta dan isinya. Hal ini juga mengisyaratkan kepada kita bahwa hanya ada satu Tuhan saja yang akan memeliharanya, menjaga, melindungi, menghidupi, menyelamatkan dan bahkan mungkin menghancurkannya. Cerita Ny.Manaada kali ini mengingatkanku, mungkin juga pada kita semua,bahwa Tuhan yang disembah Abraham,,Ishak, Yakub, Tuhan yang disembah orang Indian, Eropa, Afrika, Indonesia, nenek mojang pendahulu kita...adalah Tuhan yang sama. Cuma cerita yang sampai pada kita, karena disampaikan oleh orang yang berbeda, kemudian lantas menjadi berbeda penyebutannya karena pemahamannya yang berbeda. Buktinya, walau keyakinannya berbeda, mereka juga mendapat berkat yang sama. Walau mereka mempunyai Tuhan yang sama, mereka bisa berperang juga dan mengatasnamakan tuhan yang sama. Contohnya waktu perang Inggris melawan Argentina atau Irak melawan Iran. Jadi sekali lagi ingat, bahwa Tuhan yang benar itu cuma satu. Di bumi yang satu ini, Penciptanya cuma satu. Tuhan tiada yang lain. Jangan mempeributkan soal Tuhan lagi. Yakinilah keyakinan anda dengan cara yang benar benar benar, tanpa menyalahkan keyakinan orang lain. Masing masing mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan-Nya.